Minggu, 04 September 2011

Khiyar

Dlam praktik jual beli ada kalanya terjadi penyesalan diantara pihak penual danpembeli disebabkan kurang hati-hati, tergesa-gesa atau faktor lainnya.

Mengingat prinsip berlakunya jual beli adalah atas dasar suka-sama suka ('an taradhin minkum), maka syara' memberi kesempatan kepada kedua belah pihak yang melakukan akad jual beli untuk memilih antara dua kemungkinan , yaitu melangsungkan jual beli atau mengurungkannya.


memilih antara dua kemungkinan inilah yang dinamakan khiyar dalam akad jual beli. Hak untuk memilih antara dua kemungkinan tersebut sepanjnag masing-masing pihak masih dalam keadaan mempertimbangkan.

Macam Macam Khiyar
a. Khiyar Syarat
Yaitu khiyar yang dijadikan syarat pada waktu akad jual beli, artinya pembeli atau penjual memilih antara meneruskan atau mengurungkan jual beli setelah mempertimbangkan dalam satu atau dua hari. Setelah hari yang ditentukan itu tiba , maka jual beli itu harus segera ditegaskan, antara diteruskan atau diurungkan. Khiyar syarat paling lama tiga hari dan berlaku pada segala macam jual beli.

b. Khiyar Majlis
yaitu kebebasan memilih bagi pihak penjul dan pembeli untuk melangsungkan jual beli atau membatalkannya selama masih ditempat jual beli. Apabila kedua belah pihk telah terpisah dari majlis mak hilanglah hak khiyar sehingga perubahan dalam jual beli itu tidak bisa dilakukan lagi.

c. Khiyar aib
yaitu kebebasan memilih untuk melangsungkan akad jual belu atau membatalkannya bilamana pada barang terdapat cacat. Bagi pembeli apabila da cacat pada barang yang dibeliny, ia dapat mengembalikan barang tersebut dengan meminta ganti barang yang baik. Mengembalikan barang yang cacat itu hendaknya dengan segera karena melalaikan hal ini berarti rela kepada barang yang cacat, kecuali sebab ada halangan.

قال النبي صلعم أنت فى كل سلعة ابتحتها بالخيارى ثلاث ليال فإن رضيت فأمسك وإن سخطت فارددها على صاحبها
(رواه ابن ماجه)

عن عبد الله بن الحارث رفعه الى حكبم بن حزام ر ض قال قال رسو ل الله صلعم البيعان بالخيار مالم يتفرقا او قال حتى يتفرقا فإن صدق و بينا بورك لهما فى بيعهما وأن كتما وكذب محقت بركة بيعهما
(رواه البخارى )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar